Dokumentasi 1
Malika Azalia Syanrian mewakili SDN 010 Bengalon pada Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Bengalon cabang lomba Menulis Cerita dengan judul “Malika dan 7 Kebiasaan Ajaib” yang menceritakan tentang kebiasaan sehari-hari yang mencerminkaan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat. Melalui cerita tersebut, Ia berhasil meraih juara II dan melanjutkan ke tingkat Kabupaten.
Dokumentasi 2


Peserta didik melaksanakan kegiatan literasi digital dengan memanfaatkan Chromebook sebagai media belajar. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik terlihat aktif mencari informasi dari berbagai sumber daring, membaca materi digital, serta mencatat poin-poin penting yang relevan dengan topik pembelajaran. Guru mendampingi dan membimbing proses tersebut, sehingga peserta didik mampu meningkatkan kemampuan literasi digital, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab. Kegiatan berjalan dengan lancar dan seluruh peserta didik terlibat secara optimal.
Dokumentasi 3


SDN 010 Bengalon mengikuti program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) yang diselenggarakan oleh Nyalanesia pada tahun 2024. Program ini diikuti oleh peserta didik SDN 010 Bengalon dengan jumlah 50 siswa dan 5 Tim Literasi Sekolah. Tim Literasi Sekolah membuat Antologi Puisi yang berjudul “Pengagum Simfoni Alam”. 2 karya peserta didik yang menulis puisi, yaitu Nadhifa Alvis Saqrina dengan judul puisi “Lingkungan Alam Semesta” dan Andi Ayyad Mashuri dengan judul puisi “Dalam Pelukan Hutan”, berhasil masuk 100 Nomine Kompetisi Menulis Festival Literasi Nasional 2025 dan diundang untuk menghadiri acara Puncak di Surakarta pada bulan Mei 2025 bersama Ibu Kepala Sekolah SDN 010 Bengalon, Zoebaidah, S.Sos.
Dokumentasi 4



SDN 010 Bengalon mengikuti program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) yang diselenggarakan oleh Nyalanesia pada tahun 2025. Tim Literasi Sekolah membuat Antologi Pengalaman Pribadi yang berjudul “Lembaran Cerita Lintas Rasa”. Program ini diikuti oleh peserta didik SDN 010 Bengalon dengan jumlah 50 siswa dan 5 Tim Literasi Sekolah. 1 Karya Guru atas nama Nurhatifah, S.Pd dengan judul “Langkah Ayah, Do’a Ibu” berhasil meraih juara 2 dalam Festival Literasi Nasional 2026. 1 Karya Siswa atas nama Zhafirah Fatimah dengan judul “Kado Istimewa di Usia Sepuluh Tahun” berhasil masuk 100 Nomine dalam Festival Literasi Nasional 2026.
Dokumentasi 5

SDN 010 Bengalon mengikuti program Festival Literasi Kutai Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur yang bekerja sama dengan Nyalanesia, dengan membuat antologi puisi yang berjudul “Perjalanan Cahaya Menuju Tenang”.
Festival Literasi Kutai Timur dipersembahkan bagi sekolah-sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Kutai Timur sebagai solusi terpadu untuk mengakselerasi budaya literasi dan mutu pendidikan secara lebih efektif, efisien dan penuh suka cita.
Dokumentasi 6
SDN 010 Bengalon mengikuti program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) yang diselenggarakan oleh Nyalanesia pada tahun 2026. Tim Literasi Sekolah membuat Antologi Pengalaman Pribadi yang berjudul “Kisah Rasa dalam Lembaran”. Program ini diikuti oleh peserta didik SDN 010 Bengalon dengan jumlah 50 siswa dan 5 Tim Literasi Sekolah.
Dokumentasi 7











Berbagai kegiatan pendukung dilaksanakan sebagai upaya penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik diarahkan untuk membaca buku pilihan secara mandiri, kemudian diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita atau mendongeng di depan kelas sebagai bentuk pengembangan kemampuan komunikasi dan keberanian berbicara. Peserta didik juga menghasilkan berbagai karya literasi, seperti rangkuman, ilustrasi, poster, maupun tulisan kreatif, yang selanjutnya dipajang pada mading kelas sebagai sarana apresiasi dan motivasi.
Selain itu, peserta didik melakukan diskusi bersama guru dan teman terkait isi buku yang dibaca untuk melatih kemampuan memahami teks, berpikir kritis, dan mengekspresikan pendapat. Kegiatan literasi ini turut mencakup latihan menulis puisi serta penulisan pengalaman pribadi guna mengembangkan kemampuan menulis kreatif. Secara berkala, peserta didik juga mengunjungi perpustakaan sekolah untuk memilih dan membaca cerita yang sesuai dengan minat mereka, sehingga wawasan dan kecintaan terhadap bacaan semakin meningkat.
Pelaksanaan kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan, antara lain meningkatkan minat baca, memperluas pengetahuan, menumbuhkan keberanian dalam berbicara, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi.